Senin, 15 November 2010

Apakah fase Plasma itu?

PLASMA
Apakah itu plasma? Pernahkah kalian mendengarnya, misalnya TV Plasma? Plasma bukanlah plasma darah yang sering kalian dengar dan terdapatnya dalam darah kita. Plasma merupakan suatu fase yang lain selain fase padat, cair dan gas yang sudah umum kalian pelajari dan kalian amati di lingkungan. Apabila zat dengan fase padat dipanaskan maka suhunya akan naik, dan akan berubah menjadi fase cair, dan apabila terus dipanaskan maka zat cair tersebut akan berubah lagi menjadi fase gas. Pertanyaannya apabila zat dengan fase gas ini dipanaskan terus-menerus apa yang akan terjadi? Ternyata zat tersebut akan berubah menjadi fase PLASMA.
Plasma adalah gas yang terionisasi, artinya gas tersebut sudah kehilangan elektron-elektronnya. Sebuah unsur terdiri atas elektron dan nukleus (yang terdiri atas proton dan neutron). Dalam zat padat, atom-atom terikat satu sama lain membentuk molekul, yang masing-masing terikat dalam suatu ikatan kimia yang kuat dan rapat. Pada zat cair, molekul-molekul terikat dalam ikatan kimia dengan jarak yang agak renggang, dan dalam gas, molekul-molekul terpisah satu sama sehingga jarak satu dengan yang lain sangat renggang.
MENGENAL PLASMA LEBIH JAUH
Plasma sifatnya berbeda menurut komposisi partikel-partikel bermuatannya, sehingga plasma seringkali dipandang sebagai fase ke empat dari zat. Fase zat klasik yang sudah kita kenal adalah fase gas, cair, dan padat. Jadi, yang keempat adalah fase plasma. Plasma dapat terjadi secara alamiah, terutama dalam ruang angkasa. Zat-zat yang terdapat di perut bintang (matahari) dan ruang antarbintang, selalu dalam keadaan fase plasma. Bagian dari lapisan atmosfer planet juga sering berujud plasma. Sebagai contoh, ionosfer juga merupakan lapisan plasma di atmosfer bumi kita. Lapisan teratas termosfer juga merupakan plasma. Plasma alam yang lainnya adalah apa yang dinamakan dengan sabuk Van Allen yang melingkari bumi dan badai matahari (solar storm) yang terus menyebar keluar dari matahari memasuki daerah sistem matahari. Cahaya kilat merupakan salah satu dari sekian contoh plasma alam yang sering kita lihat ketika musim penghujan.

PLASMA ALAMI
Kilat atau petir merupakan salah satu contoh yang tepat mengenai kejadian di alam yang ada kaitannya dengan plasma. Kilat ialah pelepasan muatan listrik yang sangat kuat antara awan-awan yang bermuatan listrik atau antara awan bermuatan dengan bumi. Suatu kilat petir akan memanaskan lintasannya dan meninggalkan daerah yang dilaluinya terionisasi dan terjadilah plasma. Satu satu contoh lagi, aurora borialis (cahaya kutup utara). Aurora akan terjadi bila elektron-elektron kuat di bagian bawah dan ke lapisan atmosfer yang lebih padat, kemudian menghasilkan pelepasan muatan listrik serta menimbulkan cahaya. Gas yang diionkan dalam pelepasan muatan aurora itu merupakan plasma. Salah satu teknologi yang menggunakan plasma adalah teknologi display layar datar. Dengan teknologi plasma (gas), ketipisan layar dapat dibuat sebanding dengan LCD, namun memiliki karakteristik citra yang lebih baik dan ukuran layar yang lebih besar. Plasma gas menggunakan fosfor untuk menghasilkan cahaya seperti halnya CRT. Perbedaannya adalah bagaimana energi diberikan kepada fosfor agar fosfor berpendar. Pada plasma gas, tiap sel warna memiliki gas yang bertekanan rendah yang terletak di belakangnya. Tegangan tinggi pada elektroda sel tersebut akan membuat gas bergerak mengarah ke plasma. Radiasi ultraviolet yang dihasilkannya akan mengeksitasi fosfor pada layar dan akan memendarkannya sehingga tertangkap oleh mata kita. Hal ini membuat layar plasma gas berpendar tanpa perlu adanya bantuan cahaya dari belakang layar. Kontras pada plasma gas akan lebih baik dibandingkan LCD. Tampilan pada monitor plasma gas dapat dibuat lebih besar dibandingkan LCD. Ukuran terbesar yang sedang dikembangkan pada plasma gas sudah mencapai 40 inci, sementara LCD baru mencapai 20 inci. Selain itu, sudut pandang pada plasma gas dapat selebar CRT. Kalau Anda suka menonton pertandingan olah raga atau musik, layar monitor raksasa yang dipasang di sudut-sudut arena tertentu menggunakan teknologi ini.

Diadaptasi dari alamat berikut:
http://gembel-it.blogspot.com/2009/09/konsep-kerja-plasma-monitor.html
http://raggne.wordpress.com/2010/03/13/plasma-sebagai-zat-fase-keempat/
http://id.wikipedia.org/wiki/Plasma
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/02/22/99798/18/Plasma-sebagai-Zat-Fase-Keempat
http://www.forumsains.com/fisika/plasma-wujud-zat-ke-empat/